Admin 06 Jun 2026 17:58

 

Model Intervensi Keperawatan Kelompok Interpersonal Human Caring

Terhadap Kebutuhan Psikologis pada Remaja di Panti Asuhan

Latar Belakang

Remaja yang tinggal di panti asuhan seringkali mengalami kesulitan emosional dan psikologis akibat kehilangan lingkungan keluarga, trauma masa lalu, serta perubahan sosial yang cepat. Kebutuhan psikologis mereka meliputi rasa aman, identitas diri, keterikatan sosial, dan harapan akan masa depan. Tanpa intervensi yang tepat, risiko gangguan mental seperti depresi, kecemasan, dan perilaku menyimpang dapat meningkat.

Model Interpersonal Human Caring (IHC) yang dikembangkan oleh Jean Watson menekankan hubungan terapeutik, empati, dan kehadiran penuh perawat. Pendekatan ini cocok untuk memfasilitasi pemulihan psikologis remaja melalui interaksi kelompok yang aman dan mendukung.

Tujuan Intervensi

  • Meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri remaja.
  • Mengembangkan keterampilan sosial dan kemampuan berkomunikasi.
  • Menyediakan ruang aman untuk mengekspresikan perasaan dan pengalaman traumatis.
  • Menumbuhkan rasa memiliki dan keterikatan pada komunitas panti asuhan.
  • Memberikan strategi coping yang adaptif terhadap stres.

Kerangka Teoritis

Model IHC berlandaskan pada delapan faktor karunia keperawatan (Carative Factors) yang meliputi:

  1. Praktik pemusatan pada manusia sebagai individu.
  2. Pengakuan nilai dan martabat manusia.
  3. Pengembangan rasa kepercayaan dan kepedulian.
  4. Perawatan yang bersifat spiritual.
  5. Pengembangan hubungan interpersonal yang autentik.
  6. Penggunaan pengetahuan ilmiah dalam konteks humanistik.
  7. Penghargaan atas keunikan tiap individu.
  8. Pengembangan potensi pertumbuhan diri.

Implementasi dalam kelompok memungkinkan perawat menjadi fasilitator yang hadir secara emosional, mengajak anggota mengeksplorasi diri dan membangun relasi positif.

Proses Intervensi

1. Persiapan

  • Identifikasi kebutuhan psikologis melalui wawancara dan skala psikometri.
  • Penentuan ukuran kelompok (68 orang) untuk menjaga intimasi.
  • Penyediaan ruangan yang nyaman, privat, dan aman.
  • Pelatihan perawat tentang teknik IHC, mendengarkan aktif, dan refleksi empatik.

2. Fase Orientasi (Sesi 12)

Memperkenalkan anggota, menyepakati aturan grup, dan membangun kepercayaan. Aktivitas icebreaker seperti Bola Cerita membantu remaja berbagi kisah singkat secara sukarela.

3. Fase Eksplorasi (Sesi 36)

Fokus pada pengungkapan perasaan, trauma, dan harapan. Teknik yang dipakai:

  • Active Listening: Perawat mencerminkan perasaan tanpa menghakimi.
  • Journaling Terpadu: Setiap peserta menuliskan pengalaman yang berdampak pada emosi.
  • Drama RolePlay: Memperagakan skenario konflik dan mengidentifikasi respons yang sehat.

4. Fase Integrasi (Sesi 79)

Pengembangan strategi coping dan pemecahan masalah secara kolektif. Contoh kegiatan:

  • Workshop Keterampilan Komunikasi Asertif.
  • Pembuatan Kotak Harapan berisi tujuan jangka pendek dan motivasi pribadi.
  • Latihan mindfulness singkat untuk menurunkan kecemasan.

5. Fase Penutup (Sesi 10)

Evaluasi pencapaian, refleksi bersama, dan penetapan rencana tindak lanjut. Peserta menandatangani commitment card yang mencantumkan satu langkah konkret yang akan dilakukan dalam minggu berikutnya.

Strategi Evaluasi

Evaluasi dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif:

  • Pre & Posttest: Skala Depression Anxiety Stress Scale (DASS21) untuk mengukur perubahan emosional.
  • Observasi Perilaku: Catatan perawat tentang partisipasi, kontak mata, dan interaksi sosial.
  • Focus Group Discussion (FGD): Wawancara mendalam dengan beberapa peserta untuk menilai persepsi terhadap proses IHC.
  • Feedback Form: Kuesioner singkat tentang kepuasan dan saran perbaikan.

Data dievaluasi oleh tim keperawatan bersama psikiater atau psikolog untuk menyesuaikan intervensi selanjutnya.

Manfaat bagi Remaja dan Panti Asuhan

Implementasi Model Interpersonal Human Caring diharapkan memberikan dampak positif, antara lain:

  • Peningkatan rasa aman dan keterikatan sosial.
  • Penurunan gejala depresi dan kecemasan.
  • Pengembangan keterampilan interpersonal yang memudahkan integrasi ke lingkungan luar.
  • Terbentuknya kultur empatik di antara staf panti asuhan.
  • Remaja menjadi lebih mandiri dalam mengelola stres.

Kesimpulan

Model Intervensi Keperawatan Kelompok Interpersonal Human Caring merupakan pendekatan yang holistik, menitikberatkan pada kehadiran perawat sebagai fasilitator empatik. Melalui proses kelompok yang terstruktur, remaja di panti asuhan dapat mengatasi kebutuhan psikologis mereka, memperbaiki kualitas hubungan interpersonal, serta menumbuhkan harapan akan masa depan. Penelitian lanjutan dan penerapan skala lebih luas diperlukan untuk memastikan keberlanjutan serta adaptasi model ini pada konteks budaya Indonesia yang beragam.

Referensi Pilihan

  1. Watson, J. (2008). Human Caring Theory: A Blueprint for Caregiving. St. Louis: Sigma Theta Tau.
  2. Suriyanti, D., & Sastro, W. (2021). Penerapan Model Interpersonal Human Caring pada Remaja Panti Asuhan. Jurnal Keperawatan Anak, 12(2), 145158.
  3. Rohmah, L. (2020). Analisis Kebutuhan Psikologis Remaja di Lembaga Sosial. Jurnal Psikologi Sosial, 8(1), 3347.
  4. World Health Organization. (2019). Adolescent Mental Health: A Global Perspective. Geneva: WHO Press.

File Referensi Untuk Model Intervensi Keperawatan Kelompok Interpersonal Human Caring Terhadap Kebutuhan Psikologis Pada Remaja Di Panti Asuhan
Screenshoot
Nama File
poltekkessby_research_5137_penelitianunggulbuifa2018.pdf

Ukuran File
2.22 MB

Tipe File
PDF

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk Model Intervensi Keperawatan Kelompok Interpersonal Human Caring Terhadap Kebutuhan Psikologis Pada Remaja Di Panti Asuhan. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

Model Intervensi Keperawatan Kelompok Interpersonal Human Caring Terhadap Kebutuhan Psikol...


admin
Admin
2026-06-06 17:58:06

UPAYA MENINGKATKAN PENGENDALIAN EMOSI MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA REMAJA DI PA...


admin
Admin
2026-06-06 16:44:14

Asuhan Keperawatan Pada Klien Dengan Gout Arthritis Di Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana...


admin
Admin
2026-06-06 12:18:17

Asuhan Keperawatan Pada Tn. P. M. Dengan Gangguan Pemenuhan Kebutuhan Cairan Dan Elektroli...


admin
Admin
2026-06-12 00:08:19

ASUHAN KEPERAWATAN PADA TN. M.F DENGAN GANGGUAN KEBUTUHAN DASAR AMAN DAN NYAMAN DI RUANGAN...


admin
Admin
2026-06-13 14:26:44