Admin 06 Jun 2026 14:46

 

Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Vulva Hygiene dengan Kejadian Keputihan pada Remaja Putri di Dusun Plembutan, Canden, Jetis, Bantul, Yogyakarta (2010)

Latar Belakang

Remaja putri merupakan kelompok usia yang sangat sensitif terhadap perubahan hormonal dan kebiasaan pribadi. Pada tahun 2010, terjadi peningkatan laporan keputihan (vulvitis) di desa kecil Plembutan, kecamatan Canden, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Keputihan tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan fisik, tetapi juga menimbulkan rasa tidak percaya diri, gangguan psikologis, serta menurunkan kualitas hidup.

Berbagai faktor dapat memicu keputihan, termasuk infeksi bakteri, jamur, atau perubahan pH pada area genital. Namun, faktor yang sering diabaikan adalah pengetahuan tentang kebersihan vulva (vulva hygiene). Kajian sebelumnya menunjukkan bahwa pengetahuan yang rendah berhubungan erat dengan praktik kebersihan yang tidak adekuat, sehingga meningkatkan risiko infeksi.

Tujuan Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk:

  1. Mengukur tingkat pengetahuan remaja putri tentang kebersihan vulva.
  2. Menilai prevalensi keputihan pada populasi yang sama.
  3. Menganalisis hubungan statistik antara pengetahuan dan kejadian keputihan.
  4. Memberikan rekomendasi intervensi pendidikan kesehatan yang tepat.

Metode Penelitian

Desain penelitian bersifat crosssectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel diperoleh dengan teknik purposive sampling, melibatkan 150 remaja putri berusia 1218 tahun yang tinggal di Dusun Plembutan.

Instrumen yang digunakan meliputi:

  • Kuesioner pengetahuan (30 pertanyaan) mengenai anatomi vulva, cara mencuci, pemilihan produk kebersihan, serta faktor risiko.
  • Lembar observasi klinis untuk mencatat gejala keputihan (warna, konsistensi, bau, dan frekuensi).
  • Wawancara singkat untuk mengidentifikasi kebiasaan pribadi (penggunaan pakaian dalam sintetis, frekuensi mandi, dll).

Data dianalisis menggunakan SPSS versi 16.0. Hubungan antara variabel independen (pengetahuan) dan dependen (keputihan) diuji dengan chisquare dan regresi logistik.

Hasil Penelitian

Distribusi responden berdasarkan tingkat pengetahuan ditunjukkan pada tabel berikut:

Tingkat Pengetahuan Jumlah Responden Persentase
Baik (75% benar) 42 28%
Menengah (5074% benar) 68 45,3%
Rendah (<50% benar) 40 26,7%

Prevalensi keputihan pada seluruh sampel adalah 38,7% (58/150). Distribusi keputihan menurut tingkat pengetahuan dapat dilihat pada tabel berikut:

Tingkat Pengetahuan Keputihan (+) Keputihan () Persentase Keputihan
Baik 6 36 14,3%
Menengah 24 44 35,3%
Rendah 28 12 70,0%

Uji chisquare menunjukkan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan kejadian keputihan (p<0,001). Analisis regresi logistik menghasilkan odds ratio (OR) sebesar 5,6 (95% CI 2,811,3) untuk kelompok dengan pengetahuan rendah dibandingkan kelompok pengetahuan baik.

Remaja dengan pengetahuan rendah tentang kebersihan vulva berisiko hampir enam kali lebih tinggi mengalami keputihan dibandingkan yang memiliki pengetahuan baik. Peneliti Utama

Pembahasan

Hasil penelitian konsisten dengan studi sebelumnya yang menyoroti pentingnya edukasi kesehatan reproduksi pada remaja. Berikut beberapa poin utama yang menjadi fokus pembahasan:

1. Faktor Pengetahuan

Remaja dengan pengetahuan baik biasanya memperoleh informasi dari:

  • Guru Kesehatan di sekolah menengah pertama.
  • Pelatihan posyandu yang melibatkan ibu dan tenaga kesehatan.
  • Media cetak/online yang memuat panduan kebersihan pribadi.

Sebaliknya, kelompok dengan pengetahuan rendah cenderung mengandalkan mitos lokal, seperti penggunaan bumbu dapur atau obat tradisional yang tidak terbukti secara ilmiah.

2. Praktik Kebersihan yang Tidak Tepat

Praktik yang paling sering ditemukan pada remaja dengan pengetahuan rendah meliputi:

  • Menggunakan sabun berwarna atau parfum kuat yang dapat mengganggu flora normal.
  • Menggosok area vulva dengan keras, menyebabkan iritasi mikro.
  • Menggunakan pakaian dalam sintetis terlalu lama, meningkatkan kelembapan.

Semua praktik tersebut berpotensi meningkatkan kolonisasi bakteri patogen dan memicu keputihan.

3. Pengaruh Lingkungan Sosial

Stigma sosial terhadap masalah kebersihan genital menurunkan keinginan remaja untuk mencari bantuan medis. Di Plembutan, sebagian besar keluarga masih menganggap keputihan sebagai hal wajar yang tidak perlu mendapat perhatian medis.

4. Implikasi Kesehatan Masyarakat

Temuan ini menegaskan perlunya program edukasi yang terintegrasi antara sekolah, posyandu, dan kader kesehatan desa. Intervensi yang bersifat preventif (misalnya workshop kebersihan vulva) dapat menurunkan prevalensi keputihan secara signifikan.

Kesimpulan

Penelitian di Dusun Plembutan, Canden, Jetis, Bantul, Yogyakarta tahun 2010 menunjukkan bahwa:

  1. Pengetahuan tentang kebersihan vulva berhubungan kuat dengan kejadian keputihan pada remaja putri.
  2. Remaja dengan pengetahuan rendah memiliki risiko keputihan hampir enam kali lebih tinggi dibandingkan yang berpengetahuan baik.
  3. Edukasi yang tepat dapat menjadi faktor kunci dalam menurunkan prevalensi keputihan dan meningkatkan kualitas hidup remaja.

Rekomendasi utama meliputi:

  • Penyusunan modul edukasi kebersihan genital yang mudah dipahami dan disebarkan melalui sekolah serta posyandu.
  • Pelatihan kader kesehatan desa untuk memberikan konseling individu kepada remaja.
  • Pengembangan kampanye media sosial lokal yang menormalisasi pembicaraan tentang kesehatan reproduksi.

Dengan upaya kolaboratif, diharapkan angka keputihan pada remaja putri di wilayah tersebut dapat berkurang secara signifikan dalam jangka panjang.

File Referensi Untuk HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG VULVA HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI DI DUSUN PLEMBUTAN, CANDEN, JETIS, BANTUL, YOGYAKARTA TAHUN 2010
Screenshoot
Nama File
wiratmi_1307715_nonfull.pdf

Ukuran File
0.33 MB

Tipe File
PDF

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG VULVA HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA REMAJA PUTRI DI DUSUN PLEMBUTAN, CANDEN, JETIS, BANTUL, YOGYAKARTA TAHUN 2010. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG VULVA HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA REMAJA P...


admin
Admin
2026-06-06 14:46:16

Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Diare Pada Balita Di Desa Baturetno Banguntapan Bantul Yog...


admin
Admin
2026-06-06 14:40:22

Hubungan Pengetahuan Dan Vaginal Hygiene Terhadap Kejadian Fluor Albus dan Link Download F...


admin
Admin
2026-05-30 09:50:09

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN TINGKAT EKONOMI DENGAN TINDAKAN PENGOBATAN MANDIRI PADA PE...


admin
Admin
2026-06-08 15:08:21

Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Diare Dengan Perilaku Pencegahan Diare Pada Balit...


admin
Admin
2026-06-06 16:44:14