Pemerintah Kabupaten Bandung pada tahun 2020 melaksanakan agenda strategis dalam bentuk Seleksi Terbuka untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menjamin profesionalisme, akuntabilitas, dan objektivitas dalam penempatan pejabat di lingkungan birokrasi pemerintahan daerah.
Seleksi terbuka ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mendapatkan figur aparatur sipil negara yang memiliki kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan dan pelatihan, serta pengalaman jabatan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Melalui proses ini, diharapkan pejabat yang terpilih mampu menjalankan tugas pelayanan publik dengan lebih inovatif dan efisien sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Bandung.
Kegiatan seleksi ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, serta Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Selain itu, proses ini juga merujuk pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait tata cara pengisian jabatan secara terbuka dan kompetitif di lingkungan instansi pemerintah.
Prinsip Utama: Seleksi ini dilaksanakan berdasarkan prinsip sistem merit, yaitu kebijakan dan manajemen ASN yang didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar, dengan tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan.
Proses seleksi dilakukan secara transparan melalui beberapa tahapan krusial, antara lain:
Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen penuh untuk menjaga integritas proses seleksi. Panitia Seleksi yang terlibat terdiri dari unsur akademisi, pejabat instansi terkait, serta tenaga ahli profesional yang berpengalaman di bidang manajemen SDM. Seluruh hasil evaluasi dari setiap tahapan diumumkan secara berkala melalui media resmi Pemerintah Kabupaten Bandung agar masyarakat maupun peserta dapat memantau jalannya seleksi.
Melalui pengisian JPT Pratama tahun 2020, diharapkan akan lahir pemimpin-pemimpin unit kerja yang adaptif terhadap perubahan zaman. Pejabat yang terpilih memiliki tanggung jawab besar untuk menggerakkan roda pemerintahan yang bersih, melayani, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di wilayah Kabupaten Bandung demi tercapainya kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
