PT PLN (Persero) WS2JB Cabang Palembang Rayon Ampera merupakan salah satu unit kerja dalam perusahaan listrik negara yang bertanggung jawab atas penyediaan dan distribusi listrik di wilayah Palembang dan sekitarnya. Dalam menjalankan operasionalnya, kebutuhan akan sistem pengelolaan persediaan barang sangat penting untuk memastikan kelancaran distribusi dan pemeliharaan jaringan listrik. Sistem persediaan barang yang efektif akan membantu memonitor stok barang seperti peralatan listrik, kabel, material, serta spare part penting agar selalu tersedia tepat waktu dan sesuai kebutuhan. Sebelum penerapan sistem persediaan yang terintegrasi, PT PLN WS2JB Cabang Palembang Rayon Ampera mengalami beberapa kendala dalam manajemen stok, seperti: Permasalahan tersebut mendorong perlunya rancang bangun sistem persediaan barang yang mampu mengotomatisasi proses pencatatan, monitoring, dan pelaporan persediaan barang di perusahaan. Penerapan sistem persediaan barang pada PT PLN WS2JB Cabang Palembang Rayon Ampera memiliki tujuan utama sebagai berikut: Dalam rancang bangun sistem persediaan barang, beberapa komponen utama harus diperhatikan untuk memenuhi kebutuhan PT PLN WS2JB Cabang Palembang Rayon Ampera, antara lain: Modul ini bertugas mencatat semua transaksi barang masuk (penerimaan barang) dan barang keluar (pengeluaran barang untuk kebutuhan operasional). Setiap transaksi harus memuat detail seperti: Dengan adanya modul ini, data persediaan akan selalu ter-update secara otomatis saat terjadi transaksi. Modul monitoring stok berfungsi untuk menampilkan jumlah stok secara real-time dan memberikan notifikasi apabila stok barang mendekati batas minimum. Hal ini memudahkan bagian pengadaan untuk melakukan pemesanan ulang tepat waktu dan menghindari kehabisan barang. Sistem juga menyediakan laporan berkala terkait kondisi persediaan, meliputi laporan stok barang, barang masuk dan keluar, serta laporan penggunaan barang. Laporan ini membantu manajemen dalam melakukan evaluasi dan pengambilan kebijakan. Sistem dirancang dengan pengaturan hak akses untuk setiap pengguna agar keamanan data terjaga. Misalnya, petugas gudang hanya dapat melakukan input barang masuk/keluar, sedangkan manajer dapat melihat laporan dan melakukan persetujuan atas pengadaan barang. Untuk mendukung rancang bangun sistem persediaan yang handal dan mudah digunakan, teknologi yang digunakan antara lain: Proses implementasi sistem persediaan dilakukan secara bertahap agar berjalan lancar dan minimize risiko kegagalan: Setelah sistem persediaan barang diterapkan pada PT PLN WS2JB Cabang Palembang Rayon Ampera, berbagai manfaat yang dapat dirasakan antara lain: Dalam implementasi sistem persediaan barang, PT PLN WS2JB Cabang Palembang Rayon Ampera juga menghadapi beberapa tantangan, antara lain: Solusi yang diterapkan antara lain: Rancang bangun sistem persediaan barang pada PT PLN (Persero) WS2JB Cabang Palembang Rayon Ampera merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan efektivitas pengelolaan stok barang yang sangat berperan dalam mendukung operasi distribusi listrik. Dengan sistem yang terintegrasi dan mudah digunakan, berbagai kendala operasional dapat diminimalisir dan pengambilan keputusan menjadi lebih tepat waktu dan berbasis data. Keberhasilan sistem ini tergantung pada komitmen seluruh pihak dalam mengadopsi teknologi serta dukungan manajemen untuk terus melakukan pembaruan dan peningkatan sistem sehingga dapat terus memenuhi kebutuhan dinamis perusahaan. Rancang Bangun Sistem Persediaan Barang pada PT PLN (Persero) WS2JB Cabang Palembang Rayon Ampera
Pendahuluan
Latar Belakang
Tujuan Sistem Persediaan Barang
Rancangan Sistem
1. Modul Pencatatan Barang Masuk dan Keluar
2. Modul Monitoring Stok
3. Modul Laporan dan Analisis
4. Modul User dan Hak Akses
Teknologi yang Digunakan
Proses Implementasi
Manfaat Sistem Persediaan
Tantangan dan Solusi
Kesimpulan
