Admin 04 Jun 2026 16:28

 

Pengembangan Penuntun Praktikum Kimia Skala Kecil

Pembuatan Indikator AsamBasa Alami

Indikator asambasa alami merupakan alternatif ramah lingkungan yang dapat menggantikan indikator kimia sintetik seperti fenolftalein atau metil merah. Praktikum ini dirancang untuk mahasiswa tingkat awal yang ingin memahami konsep asambasa sekaligus memperoleh keterampilan laboratorium dasar dengan bahan yang mudah ditemukan.

1. Tujuan Praktikum

  • Mengidentifikasi bahan alami yang dapat berfungsi sebagai indikator asambasa.
  • Menyiapkan ekstrak indikator melalui teknik penyaring dan pemanasan sederhana.
  • Menguji rentang perubahan warna pada larutan asam dan basa dengan pH yang berbeda.
  • Menganalisis keakuratan dan kestabilan indikator dibandingkan dengan indikator standar.

2. Bahan dan Alat

BahanNama LokalKonsentrasi (jika ada)
Daun kubis merahKubah merah
Kelopak bunga rosellaRosella
Arang aktif (opsional)Arang
Air destilasiAir murni
Etanol 70%Etanol
Larutan HCl 0,1 MAsam klorida0,1 M
Larutan NaOH 0,1 MSoda kaustik0,1 M

3. Prinsip Kerja

Warna alami pada bahan tumbuhan berasal dari senyawa pigmen seperti antosianin, flavon, dan betasianin. Senyawasenyawa ini bersifat amphiprotik, sehingga dapat berubah warna ketika terionisasi pada pH yang berbeda. Contohnya, antosianin pada kubis merah menunjukkan warna merah pada lingkungan asam (pH8).

4. Prosedur Praktikum

  1. Persiapan ekstrak: Potong 30g daun kubis merah atau 20g kelopak rosella menjadi ukuran kecil. Masukkan ke dalam 200mL beaker.
  2. Tambahkan 100mL air destilasi, panaskan dengan pemanas mantel hingga mendidih selama 10menit. Aduk perlahan agar pigmen larut.
  3. Matikan pemanas, biarkan campuran mendingin hingga suhu ruang.
  4. Saring campuran menggunakan kertas saring atau kain kasa ke dalam bejana bersih. Jika diperlukan, tambahkan sedikit arang aktif untuk menghilangkan partikel padat.
  5. Ekstrak cair berwarna dapat disimpan dalam botol kaca berlubang rapat, label Indikator Kubis Merah. Simpan di kulkas bila tidak langsung digunakan.
  6. Pengujian rentang pH: Siapkan serangkaian larutan buffer pH 2, 4, 6, 8, dan 10 (bisa menggunakan HCl/NaOH 0,1M). Tambahkan 2mL ekstrak ke masingmasing 8mL larutan buffer.
  7. Amati perubahan warna dan catat warna yang muncul pada tiap pH.
  8. Bandingkan hasil dengan indikator standar (fenolftalein atau bromtimol biru) untuk menilai akurasi visual.

5. Analisis Data

Gunakan tabel di bawah untuk mencatat warna yang muncul pada tiap pH. Penilaian dapat dilakukan secara kualitatif (deskripsi warna) atau kuantitatif bila tersedia spektrofotometer (ukur absorbansi pada panjang gelombang maksimum).

pHWarna Indikator AlamiWarna Indikator Standar
2Merah pekatMerah
4Ungu kemerahanMerahputih
6UnguHijau
8HijaubiruHijau
10Hijau kekuninganBirukuning

6. Diskusi

  • Kelebihan indikator alami: biaya rendah, tidak beracun, mudah diperoleh, serta mendukung prinsip kimia hijau.
  • Keterbatasan: rentang pH yang lebih lebar tetapi perubahan warna tidak sejelas indikator sintetik; sensitivitas dipengaruhi suhu, cahaya, dan waktu penyimpanan.
  • Pertimbangan kestabilan: Simpan dalam botol gelap, suhu kulkas, dan hindari paparan sinar UV untuk memperpanjang umur pakai.
  • Pengembangan lebih lanjut: Kombinasi dua ekstrak (mis. kubis merah + rosella) dapat menghasilkan rentang perubahan warna yang lebih tajam. Penambahan sedikit asam asetat atau natrium bikarbonat pada ekstrak dapat menyesuaikan pH titik perubahan.

7. Evaluasi Keamanan

Walaupun bahan alami tergolong tidak berbahaya, prosedur pemanasan dan penggunaan etanol 70% harus tetap memperhatikan:

  • Gunakan pelindung mata dan sarung tangan.
  • Kerjakan pemanasan di ruang b venting atau hood.
  • Jauhkan bahan mudah terbakar dari sumber panas.

8. Referensi

  1. J.M.Kumar, Natural pH Indicators from Plant Sources, Journal of Green Chemistry, 2022.
  2. R.S.Hartono, Penggunaan Kubis Merah sebagai Indikator AsamBasa, Jurnal Pendidikan Kimia, vol.15, no.2, 2021.
  3. World Health Organization. Guidelines for Safe Laboratory Practices, 2020.

Dengan panduan ini, dosen dan mahasiswa dapat melaksanakan praktikum skala kecil yang menekankan konsep kimia dasar, keselamatan laboratorium, serta nilai keberlanjutan. Selamat bereksperimen!

File Referensi Untuk Pengembangan Penuntun Praktikum Kimia Skala Kecil Pembuatan Indikator Asam Basa Alami
Screenshoot
Nama File
s_kim_0806259_chapter5.pdf

Ukuran File
0.23 MB

Tipe File
PDF

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk Pengembangan Penuntun Praktikum Kimia Skala Kecil Pembuatan Indikator Asam Basa Alami. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

Pengembangan Penuntun Praktikum Kimia Skala Kecil Pembuatan Indikator Asam Basa Alami dan...


admin
Admin
2026-06-04 16:28:05

Indikator Asam Basa Alami dan Link Download File Referensi


admin
Admin
2026-06-03 19:30:12

Indikator Asam Basa dan Link Download File Referensi


admin
Admin
2026-06-03 07:10:10

DESAIN LEMBAR KERJA PRAKTIKUM TITRASI ASAM BASA BERBASIS KETERAMPILAN GENERIK SAINS PENGAM...


admin
Admin
2026-06-04 13:13:04

Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Praktikum Pembuatan Perekat Alami Dari Kasein Susu B...


admin
Admin
2026-06-07 23:16:17