Pendidikan di era modern menuntut siswa untuk tidak sekadar menghafal rumus, tetapi mampu mengaplikasikan konsep ilmiah dalam kehidupan nyata. Fisika, sebagai salah satu mata pelajaran yang abstrak, seringkali dianggap sulit oleh siswa. Salah satu materi yang menantang di kelas XI adalah termodinamika. Di SMK Qomarul Hidayah 1, diperlukan inovasi bahan ajar yang mampu menjembatani pemahaman konsep dengan kemampuan berpikir kreatif melalui pendekatan yang relevan, yaitu Science, Environment, Technology, and Society (SETS).
Pendekatan SETS adalah model pembelajaran yang mengintegrasikan empat elemen utama: Science (Sains), Environment (Lingkungan), Technology (Teknologi), dan Society (Masyarakat). Dalam konteks materi termodinamika, pendekatan ini mengajak siswa melihat bagaimana hukum-hukum termodinamika tidak hanya ada di dalam buku teks, tetapi juga bekerja di mesin kendaraan, sistem pendingin ruangan (AC), serta bagaimana dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat luas.
Pengembangan modul ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang dinamis. Dengan menggunakan modul berbasis SETS, siswa kelas XI SMK Qomarul Hidayah 1 diarahkan untuk:
Kemampuan berpikir kreatif merupakan keterampilan krusial abad ke-21 yang mencakup kefasihan (fluency), fleksibilitas (flexibility), originalitas (originality), dan elaborasi (elaboration). Modul ini dirancang dengan tantangan berbasis masalah. Misalnya, siswa diminta menciptakan ide solusi untuk meminimalisir emisi gas buang pada mesin berdasarkan prinsip termodinamika. Proses ini memaksa siswa untuk berpikir di luar kotak (out of the box) dan menghubungkan berbagai variabel yang ada.
Pengembangan modul ini melalui tahapan sistematis, mulai dari analisis kebutuhan siswa, penyusunan materi, validasi oleh ahli materi dan media, hingga uji coba terbatas. Fokus utama pada materi termodinamika meliputi hukum termodinamika I dan II, siklus mesin kalor, serta entropi. Dengan bahasa yang disesuaikan untuk siswa SMK, modul ini diharapkan menjadi panduan yang aplikatif dan memotivasi siswa untuk lebih mendalami fisika sebagai dasar teknologi kejuruan mereka.
Penerapan modul fisika berbasis SETS pada materi termodinamika di SMK Qomarul Hidayah 1 bukan hanya sekadar upaya meningkatkan hasil belajar kognitif. Lebih dari itu, modul ini merupakan langkah strategis untuk membentuk generasi muda yang kreatif, sadar akan isu lingkungan, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Melalui pendekatan yang holistik, fisika akan menjadi pelajaran yang menyenangkan sekaligus menantang bagi siswa kelas XI.
