Admin 05 Jun 2026 01:28

 

Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL)

Unit Simpan Pinjam Koperasi Pegawai Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Latar Belakang

Unit Simpan Pinjam (Simpin) Koperasi Pegawai Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) merupakan lembaga keuangan milik koperasi yang bertugas memberikan layanan simpanan dan pinjaman bagi pegawai negeri di lingkungan Kemdikbud. Praktik Kerja Lapangan (PKL) dilakukan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa serta memperkuat sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan dunia usaha.

Selama periode PKL, peserta ditempatkan di beberapa departemen utama Simpin, termasuk Credit Administration, Risk Management, Customer Service, dan IT Support. Melalui penugasan tersebut, peserta dapat mengamati proses operasional, mengidentifikasi permasalahan, serta memberikan masukan yang bersifat konstruktif.

Tujuan PKL

  • Mengaplikasikan teori akuntansi, manajemen keuangan, dan teknologi informasi dalam konteks lembaga keuangan koperasi.
  • Meningkatkan kemampuan analisis risiko dan penilaian kredit pada unit simpan pinjam.
  • Mengoptimalkan layanan nasabah melalui penerapan prinsip customer centric.
  • Mengembangkan rekomendasi perbaikan proses internal yang dapat meningkatkan efisiensi operasional.

Metode Kerja

PKL dilaksanakan selama 8 minggu dengan tahapan berikut:

  1. Pengenalan Lingkungan Kerja: Orientasi kebijakan internal, SOP, dan regulasi perbankan koperasi.
  2. Observasi Proses: Mengikuti alur kerja harian, mulai dari penerimaan aplikasi kredit hingga pencairan dan pelunasan.
  3. Pengumpulan Data: Menggunakan formulir survei nasabah, wawancara staf, dan ekstraksi data sistem.
  4. Analisis: Mengaplikasikan teknik analisis SWOT, analisis biaya-manfaat, dan penilaian risiko kredit.
  5. Penyusunan Laporan: Merumuskan temuan, rekomendasi, serta rencana tindak lanjut.

Hasil & Analisis

1. Proses Pengajuan Kredit

Alur pengajuan masih menggunakan formulir kertas pada tahap awal, yang menyebabkan penundaan rata-rata 3 hari kerja sebelum data dapat dimasukkan ke sistem digital. Penggunaan sistem ERP internal belum terintegrasi penuh dengan modul kredit.

2. Penilaian Risiko

Tim Risk Management mengandalkan analisis manual berbasis skor kredit tradisional. Tidak terdapat mekanisme pemantauan otomatis untuk perubahan perilaku pembayaran nasabah.

3. Layanan Nasabah

Customer Service mencatat tingkat kepuasan nasabah sebesar 78% berdasarkan survei online. Keluhan utama:

  • Waktu respons di luar jam kerja.
  • Keterbatasan informasi status aplikasi secara real-time.

4. Infrastruktur TI

Server aplikasi berada pada lingkungan onpremise dengan backup harian. Namun, tidak ada disaster recovery plan yang teruji secara reguler.

Data Kuantitatif

Indikator Target Hasil Aktual Deviasi
Waktu Rata-rata Persetujuan Kredit 5 hari kerja 8 hari kerja +60%
Persentase Pengembalian tepat waktu 95% 91% -4%
Kepuasan Nasabah (CSAT) 85% 78% -7%
Downtime Sistem per Bulan 2 jam 3.5 jam +75%

Rekomendasi Perbaikan

  1. Digitalisasi Pengajuan Kredit
    • Implementasi portal online berbasis web/mobile untuk pengisian data nasabah secara real-time.
    • Integrasi portal dengan modul ERP untuk mempercepat alur persetujuan.
  2. Peningkatan Sistem Penilaian Risiko
    • Adopsi model scoring berbasis machine learning yang mempertimbangkan histori transaksi digital.
    • Dashboard monitoring risiko dengan notifikasi otomatis untuk perubahan status pembayaran.
  3. Optimalisasi Layanan Nasabah
    • Penambahan chatbot 24/7 untuk pertanyaan umum dan pelacakan status aplikasi.
    • Pelatihan crossskill bagi staf CS untuk menangani keluhan teknis dasar.
  4. Peningkatan Infrastruktur TI
    • migrasi sebagian beban kerja ke cloud hybrid untuk meningkatkan ketersediaan.
    • Uji coba DRP (Disaster Recovery Plan) tiap kuartal dengan simulasi pemulihan data.
  5. Pengembangan SDM
    • Workshop internal tentang regulasi FinTech dan inovasi keuangan koperasi.
    • Program mentoring bagi pegawai baru guna mempercepat adaptasi SOP.

Dengan mengimplementasikan rekomendasi di atas, diharapkan Unit Simpan Pinjam Koperasi Pegawai dapat meningkatkan efisiensi operasional, menurunkan tingkat risiko kredit, serta meningkatkan kepuasan nasabah secara signifikan dalam kurun waktu 12 bulan ke depan.

File Referensi Untuk Laporan Praktik Kerja Lapangan Unit Simpan Pinjam Koperasi Pegawai Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan
Screenshoot
Nama File
159371592.pdf

Ukuran File
0.79 MB

Tipe File
PDF

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk Laporan Praktik Kerja Lapangan Unit Simpan Pinjam Koperasi Pegawai Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

Laporan Praktik Kerja Lapangan Unit Simpan Pinjam Koperasi Pegawai Sekretariat Jenderal Ke...


admin
Admin
2026-06-05 01:28:05

Faktor-Faktor Pertimbangan Dalam Pemberian Kredit Pada Unit Simpan Pinjam Swamitra Koperas...


admin
Admin
2026-06-05 12:08:05

SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM dan Link Download File Referensi


admin
Admin
2026-06-05 05:47:04

SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM DI BUMDES ARGO LESTARI dan Link Download File Referensi


admin
Admin
2026-06-12 14:06:23

Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset Da...


admin
Admin
2026-06-04 12:40:08