Praktek Kerja Industri (PKTI) atau yang lebih dikenal sebagai Prakerin merupakan program wajib bagi mahasiswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka menerapkan teori yang diperoleh di bangku sekolah pada lingkungan kerja yang sesungguhnya. PT. Monokem Surya merupakan perusahaan manufaktur komponen logam yang berlokasi di Surabaya, menempati posisi strategis dalam rantai pasokan industri otomotif dan mesin berat.
Laporan ini menyajikan rangkuman kegiatan, pencapaian kompetensi, serta evaluasi terhadap proses belajar-mengajar yang dilaksanakan selama masa PKTI pada periode AgustusDesember 2025.
Nama Perusahaan : PT. Monokem Surya
Bidang Usaha : Pengolahan dan pengecoran logam, perakitan komponen mesin.
Visi : Menjadi penyedia solusi metalworking terdepan di Asia Tenggara.
Misi : Inovasi produk, keunggulan produksi, dan pengembangan SDM yang kompetitif.
Perusahaan memiliki tiga lini produksi utama: (1) Pengecoran aluminium, (2) Pemotongan CNC, dan (3) Perakitan subassembly. Dengan kapasitas produksi 4.500 ton per tahun, PT. Monokem Surya menyalurkan produk ke lebih dari 30 pabrikan otomotif nasional dan internasional.
Program PKTI dilaksanakan selama 120 hari kerja dengan pola pembagian waktu sebagai berikut:
| Bagian | Durasi (hari) | Kegiatan Utama |
|---|---|---|
| Pengenalan Lingkungan Kerja | 5 | Orientasi, aturan keselamatan, tur pabrik |
| Praktek Produksi | 70 | Pengecoran, CNC, perakitan, kontrol kualitas |
| Proyek Mini | 30 | Pengembangan komponen sederhana berbasis permintaan produksi |
| Evaluasi & Pelaporan | 15 | Pengumpulan data, penyusunan laporan, presentasi akhir |
Siswa ditempatkan pada bagian pengecoran, dimana mereka belajar proses mulai dari pencampuran logam, penuangan ke dalam cetakan, hingga finishing (pembersihan & inspeksi). Selama 35 hari kerja, siswa berhasil menghasilkan 2.800 kg komponen dengan tingkat kecacatan < 2%.
Di bagian CNC, peserta PKTI mempelajari pemrograman mesin (Gcode), penyiapan fixture, serta pemantauan proses pemotongan. Dari 25 hari praktek, siswa memotong 1.200 buah produk dengan toleransi dimensi 0,02mm, memenuhi standar kualitas.
Selama 20 hari, siswa mengerjakan perakitan komponen mesin pendingin. Mereka menguasai prosedur torque, inspeksi visual, serta penggunaan alat ukur (vernier, micrometer). Hasil perakitan tercatat 98% berfungsi baik pada uji fungsional.
Tim beranggotakan 5 siswa membuat Bracket Penyangga Mesin berdasarkan kebutuhan produksi real time. Dari konsep, desain CAD, hingga pembuatan prototipe, proyek selesai dalam 30 hari dan diproduksi 150 unit untuk penggunaan internal perusahaan.
Penilaian kompetensi dilakukan melalui observasi langsung, checklist kemampuan, serta ujian tertulis. Berikut ringkasan hasil penilaian:
| Kompetensi | Nilai RataRata | Keterangan |
|---|---|---|
| Pengoperasian Mesin CNC | 86/100 | Baik, diperlukan peningkatan pada pemrograman lanjutan. |
| Pengecoran Logam | 82/100 | Memadai, butuh latihan lebih pada kontrol suhu. |
| Pengukuran & Kontrol Kualitas | 89/100 | Sangat baik. |
| Keselamatan Kerja | 95/100 | Sangat mematuhi prosedur. |
| Kerja Tim & Komunikasi | 88/100 | Aktif dalam kolaborasi proyek. |
PKTI di PT. Monokem Surya terbukti memberikan pengalaman industri yang nyata bagi siswa SMK. Selama 120 hari, peserta tidak hanya memperoleh kemampuan teknis sesuai standar industri, tetapi juga mengasah etika kerja, disiplin, dan kemampuan beradaptasi dalam lingkungan produksi yang dinamis. Kerjasama yang erat antara pihak sekolah, perusahaan, dan guru pembimbing menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Dengan implementasi rekomendasi yang diajukan, diharapkan kualitas lulusan semakin mendekati kebutuhan pasar kerja nasional maupun internasional.
