Admin 05 Jun 2026 08:12

 

Laporan Kegiatan Praktek Kerja Industri (PKTI)

PT. Monokem Surya

1. Pendahuluan

Praktek Kerja Industri (PKTI) atau yang lebih dikenal sebagai Prakerin merupakan program wajib bagi mahasiswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam rangka menerapkan teori yang diperoleh di bangku sekolah pada lingkungan kerja yang sesungguhnya. PT. Monokem Surya merupakan perusahaan manufaktur komponen logam yang berlokasi di Surabaya, menempati posisi strategis dalam rantai pasokan industri otomotif dan mesin berat.

Laporan ini menyajikan rangkuman kegiatan, pencapaian kompetensi, serta evaluasi terhadap proses belajar-mengajar yang dilaksanakan selama masa PKTI pada periode AgustusDesember 2025.

2. Profil Perusahaan

Nama Perusahaan : PT. Monokem Surya
Bidang Usaha : Pengolahan dan pengecoran logam, perakitan komponen mesin.
Visi : Menjadi penyedia solusi metalworking terdepan di Asia Tenggara.
Misi : Inovasi produk, keunggulan produksi, dan pengembangan SDM yang kompetitif.

Perusahaan memiliki tiga lini produksi utama: (1) Pengecoran aluminium, (2) Pemotongan CNC, dan (3) Perakitan subassembly. Dengan kapasitas produksi 4.500 ton per tahun, PT. Monokem Surya menyalurkan produk ke lebih dari 30 pabrikan otomotif nasional dan internasional.

3. Tujuan PKTI

  • Menerapkan pengetahuan teknik produksi yang dipelajari di SMK.
  • Mengembangkan soft skill seperti kerja tim, komunikasi, dan pemecahan masalah.
  • Mengenal standar kualitas dan keselamatan kerja (ISO 9001, ISO 45001).
  • Menilai kesesuaian kompetensi siswa dengan kebutuhan industri.

4. Metodologi Pelaksanaan

Program PKTI dilaksanakan selama 120 hari kerja dengan pola pembagian waktu sebagai berikut:

Bagian Durasi (hari) Kegiatan Utama
Pengenalan Lingkungan Kerja 5 Orientasi, aturan keselamatan, tur pabrik
Praktek Produksi 70 Pengecoran, CNC, perakitan, kontrol kualitas
Proyek Mini 30 Pengembangan komponen sederhana berbasis permintaan produksi
Evaluasi & Pelaporan 15 Pengumpulan data, penyusunan laporan, presentasi akhir

5. Kegiatan dan Hasil yang Dicapai

5.1. Pengecoran Aluminium

Siswa ditempatkan pada bagian pengecoran, dimana mereka belajar proses mulai dari pencampuran logam, penuangan ke dalam cetakan, hingga finishing (pembersihan & inspeksi). Selama 35 hari kerja, siswa berhasil menghasilkan 2.800 kg komponen dengan tingkat kecacatan < 2%.

5.2. Pemotongan CNC

Di bagian CNC, peserta PKTI mempelajari pemrograman mesin (Gcode), penyiapan fixture, serta pemantauan proses pemotongan. Dari 25 hari praktek, siswa memotong 1.200 buah produk dengan toleransi dimensi 0,02mm, memenuhi standar kualitas.

5.3. Perakitan SubAssembly

Selama 20 hari, siswa mengerjakan perakitan komponen mesin pendingin. Mereka menguasai prosedur torque, inspeksi visual, serta penggunaan alat ukur (vernier, micrometer). Hasil perakitan tercatat 98% berfungsi baik pada uji fungsional.

5.4. Proyek Mini

Tim beranggotakan 5 siswa membuat Bracket Penyangga Mesin berdasarkan kebutuhan produksi real time. Dari konsep, desain CAD, hingga pembuatan prototipe, proyek selesai dalam 30 hari dan diproduksi 150 unit untuk penggunaan internal perusahaan.

6. Evaluasi Kompetensi

Penilaian kompetensi dilakukan melalui observasi langsung, checklist kemampuan, serta ujian tertulis. Berikut ringkasan hasil penilaian:

Kompetensi Nilai RataRata Keterangan
Pengoperasian Mesin CNC 86/100 Baik, diperlukan peningkatan pada pemrograman lanjutan.
Pengecoran Logam 82/100 Memadai, butuh latihan lebih pada kontrol suhu.
Pengukuran & Kontrol Kualitas 89/100 Sangat baik.
Keselamatan Kerja 95/100 Sangat mematuhi prosedur.
Kerja Tim & Komunikasi 88/100 Aktif dalam kolaborasi proyek.

7. Kendala dan Solusi

  • Kendala: Keterbatasan waktu pada fase perakitan menyebabkan penundaan inspeksi akhir.
    Solusi: Penjadwalan ulang dengan menambah shift malam pada minggu ke8.
  • Kendala: Kurangnya pengalaman siswa dalam membaca gambar teknik.
    Solusi: Workshop tambahan Interpretasi Gambar Teknik diadakan selama dua hari.

8. Rekomendasi

  1. Penambahan modul pelatihan CNC tingkat lanjut (5 axis, postprocessing).
  2. Pengintegrasian sistem manajemen pembelajaran daring untuk materi keamanan kerja.
  3. Kolaborasi proyek riset bersama SMK dalam pengembangan material ringan.
  4. Peningkatan fasilitas laboratorium pengujian dimensi demi akurasi lebih tinggi.

9. Kesimpulan

PKTI di PT. Monokem Surya terbukti memberikan pengalaman industri yang nyata bagi siswa SMK. Selama 120 hari, peserta tidak hanya memperoleh kemampuan teknis sesuai standar industri, tetapi juga mengasah etika kerja, disiplin, dan kemampuan beradaptasi dalam lingkungan produksi yang dinamis. Kerjasama yang erat antara pihak sekolah, perusahaan, dan guru pembimbing menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Dengan implementasi rekomendasi yang diajukan, diharapkan kualitas lulusan semakin mendekati kebutuhan pasar kerja nasional maupun internasional.

```

File Referensi Untuk LAPORAN KEGIATAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) PT.MONOKEM SURYA
Screenshoot
Nama File
tekaje.docx

Ukuran File
0.09 MB

Tipe File
DOCX

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk LAPORAN KEGIATAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) PT.MONOKEM SURYA. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

LAPORAN KEGIATAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) PT.MONOKEM SURYA dan Link Download File...


admin
Admin
2026-06-05 08:12:05

Kerja Praktek, Praktek Kerja Industri (Prakerin), Praktek Kerja Lapangan (PKL) Atau Tugas...


admin
Admin
2026-06-08 17:42:32

Timeline Kegiatan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) Dan Laporan Akhir (LA) Tahun Ajaran 20...


admin
Admin
2026-06-05 01:03:03

PERAN INDUSTRI DALAM PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN) SISWA JURUSAN TATA BUSA...


admin
Admin
2026-06-05 06:37:04

Laporan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) Di Delta Oto Car dan Link Download File Referens...


admin
Admin
2026-06-05 05:13:04