Profil Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sidomukti merupakan lembaga perwakilan desa yang dibentuk berdasarkan UndangUndang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Anggota BPD dipilih melalui pemilihan umum desa yang melibatkan seluruh warga desa, dengan masa jabatan selama 5 (lima) tahun. Pada periode 20232028, BPD Sidomukti beranggotakan 15 orang, yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta 12 anggota lain yang mewakili setiap RT/RW di desa.
Keanggotaan BPD bersifat nonpartisan, menekankan pada kepentingan bersama, keterbukaan, dan akuntabilitas. Setiap anggota wajib melaporkan kegiatan, keuangan, serta hasil koordinasi dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Pemerintah Kabupaten.
Tugas dan Fungsi BPD Sidomukti
- Mengawasi pelaksanaan kebijakan desa yang telah disahkan oleh Pemerintah Desa.
- Memberikan rekomendasi perbaikan peraturan desa (Perdes) berdasarkan aspirasi masyarakat.
- Menilai dan menyetujui rencana kerja dan anggaran (RKP) serta Realisasi Anggaran (RRA) Desa.
- Menjadi wakil warga dalam proses perencanaan pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur dan program kesejahteraan.
- Mengawasi pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi desa, khususnya melalui Bumdes Sidomukti.
- Menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) tahunan kepada masyarakat secara terbuka.
- Berperan sebagai mediator dalam penyelesaian perselisihan sosial dan hukum yang terjadi di desa.
Indikator Kinerja BPD Sidomukti (20232024)
Berikut merupakan indikator utama yang digunakan untuk menilai kinerja BPD Sidomukti selama dua tahun pertama masa jabatan:
| No. | Indikator | Sasaran | Realisasi 2023 | Realisasi 2024 | Keterangan |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Rapat Musyawarah Desa (RMD) yang dilaksanakan | 2 kali/tahun | 2 kali | 2 kali | Rapat dipandu protokol kesehatan |
| 2 | Penyusunan dan persetujuan RKP | 100% dokumen selesai | 100% | 100% | Berkoordinasi dengan BKD |
| 3 | Pengawasan pelaksanaan anggaran (RRA) | 5% penyimpangan | 3% | 2% | Audit internal dilakukan tiap kuartal |
| 4 | Partisipasi warga dalam perencanaan | 70% warga terlibat | 68% | 75% | Penggunaan aplikasi daring untuk survei |
| 5 | Pengelolaan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) | 100% tepat waktu | 90% | 100% | LPJ 2023 diserahkan pada Desember 2024 |
Program & Kegiatan Unggulan BPD Sidomukti
Berbagai program yang dirintis atau diadvokasi oleh BPD Sidomukti selama 20232024 antara lain:
1. Pembangunan Jalan Desa (Jalan Cakra)
Melalui koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten, BPD berhasil mengamankan dana alokasi khusus sebesar Rp 2,5miliar untuk pembangunan jalan utama yang menghubungkan seluruh RT di desa. Proyek ini selesai 30% lebih cepat dari estimasi awal, meningkatkan akses pasar bagi petani.
2. Program Peningkatan Literasi Digital
Kerjasama dengan PT. Telkom Indonesia, BPD menyelenggarakan pelatihan penggunaan smartphone, emoney, dan layanan pemerintah daring kepada 300 warga. Hasilnya, 85% peserta melaporkan peningkatan kemampuan mengakses layanan publik secara online.
3. Revitalisasi Pasar Tradisional
BPD mengusulkan renovasi Pasar Sidomukti menjadi Pasar Sehat dengan standar kebersihan dan fasilitas sanitasi yang lebih baik. Anggaran sebesar Rp 750juta dialokasikan, dan sebagian besar pekerjaan telah selesai pada kuartal ketiga 2024.
4. Penyuluhan Kesehatan Lingkungan
Dengan dukungan Puskesmas Muara Kaman, BPD mengadakan 12 sesi penyuluhan tentang sanitasi, pengelolaan sampah, dan pencegahan penyakit menular. Partisipasi ratarata mencapai 60% dari total penduduk.
5. Pemberdayaan Ekonomi Bumdes
BPD aktif mengawasi pengelolaan usaha mikro Warung Sido milik Bumdes. Pada 2024, pendapatan Bumdes meningkat 28% dibandingkan tahun sebelumnya, berkat penerapan standar akuntansi dan pemasaran digital yang disetujui BPD.
Kesimpulan dan Rencana Ke Depan
Secara keseluruhan, kinerja BPD Sidomukti pada periode 20232024 menunjukkan progres yang positif dalam hal transparansi, partisipasi warga, serta pencapaian target pembangunan. Kelemahan utama yang masih perlu diperbaiki meliputi:
- Penguatan sistem informasi manajemen desa agar data keuangan dan pembangunan dapat diakses realtime.
- Peningkatan kapasitas anggota BPD dalam bidang perencanaan strategis dan pelaporan.
- Pengembangan mekanisme umpan balik warga yang lebih terstruktur.
Ke depan, BPD berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Desa, Badan Usaha Milik Desa, serta lembaga swadaya masyarakat guna mewujudkan visi Sidomukti Sejahtera dengan mengedepankan tata kelola yang akuntabel, partisipatif, dan berkelanjutan.
