Admin 09 Jun 2026 19:20

 

Hubungan antara Orientasi Mastery dengan Kualitas Belajar Siswa SD Negeri Kalisabuk 02 Tahun 2019

Pendahuluan

Pendidikan dasar merupakan pondasi penting dalam pembentukan karakter dan kemampuan akademis seseorang. Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah orientasi motivasi yang mereka miliki. Orientasi mastery atau orientasi penguasaan adalah salah satu bentuk motivasi belajar yang dianggap memiliki dampak signifikan terhadap kualitas belajar siswa.

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara orientasi mastery dengan kualitas belajar siswa SD Negeri Kalisabuk 02 pada tahun 2019. SD Negeri Kalisabuk 02 dipilih sebagai lokasi penelitian karena sekolah ini memiliki karakteristik siswa yang beragam dan kondisi belajar yang representatif untuk sekolah dasar di wilayah tersebut.

Kajian Teori

Orientasi Mastery

Orientasi mastery adalah kecenderungan individu untuk memfokuskan upaya pada pemahaman dan penguasaan tugas atau materi pembelajaran. Siswa dengan orientasi mastery cenderung melihat tantangan sebagai kesempatan untuk belajar, tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan, dan menekankan nilai belajar dalam proses pembelajaran itu sendiri.

Menurut teori orientasi tujuan dari Dweck dan Leggett (1988), terdapat dua jenis orientasi tujuan utama dalam konteks belajar, yaitu orientasi mastery dan orientasi performansi. Siswa dengan orientasi mastery berfokus pada pengembangan kompetensi, sedangkan siswa dengan orientasi performansi lebih fokus pada menunjukkan kemampuan relatif dibandingkan orang lain.

Kualitas Belajar

Kualitas belajar mengacu pada sejauh mana proses dan hasil belajar siswa mencerminkan pemahaman mendalam, kemampuan aplikasi, dan pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Indikator kualitas belajar antara lain kemampuan pemahaman konsep, kemampuan analisis, kemampuan pemecahan masalah, tingkat keterlibatan dalam proses belajar, dan hasil belajar yang dicapai.

Metodologi Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV, V, dan VI SD Negeri Kalisabuk 02 tahun ajaran 2019/2020, dengan jumlah total 156 siswa. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik proporsional random sampling, menghasilkan 112 siswa sebagai sampel.

Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi:

  1. Skala Orientasi Mastery, yang diadaptasi dari Patterns of Adaptive Learning Scales (PALS) dengan reliabilitas = 0.85
  2. Skala Kualitas Belajar, yang mencakup indikator keterlibatan kognitif, strategi belajar, dan hasil belajar dengan reliabilitas = 0.82
  3. Data nilai rapor semester ganjil tahun ajaran 2019/2020 sebagai data hasil belajar akademik

Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji korelasi Pearson Product Moment untuk menguji hubungan antara variabel orientasi mastery dan kualitas belajar siswa.

Hasil Penelitian

Deskripsi Orientasi Mastery Siswa

Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa secara umum orientasi mastery siswa SD Negeri Kalisabuk 02 berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 65.4 dari skor maksimal 100. Berikut adalah distribusi orientasi mastery siswa:

Kategori Orientasi Mastery Jumlah Siswa Presentase
Tinggi 23 20.5%
Sedang 68 60.7%
Rendah 21 18.8%

Deskripsi Kualitas Belajar Siswa

Kualitas belajar siswa SD Negeri Kalisabuk 02 secara umum berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 61.8 dari skor maksimal 100. Aspek kualitas belajar yang paling tinggi adalah kemampuan pemahaman dasar, sedangkan aspek yang paling rendah adalah kemampuan aplikasi konsep dalam pemecahan masalah.

Hubungan antara Orientasi Mastery dan Kualitas Belajar

Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara orientasi mastery dengan kualitas belajar siswa SD Negeri Kalisabuk 02 (r = 0.542, p < 0.01). Besarnya koefisien korelasi menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel termasuk kategori sedang.

Selanjutnya, hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa orientasi mastery memprediksi 29.4% varians kualitas belajar siswa (R = 0.294). Ini berarti terdapat 70.6% faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini yang mempengaruhi kualitas belajar siswa.

Pembahasan

Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dengan orientasi mastery yang lebih tinggi cenderung memiliki kualitas belajar yang lebih baik. Hal ini konsisten dengan teori motivasi yang menyatakan bahwa orientasi mendorong individu untuk mendekati tugas dengan tujuan mengembangkan kompetensi, yang pada akhirnya berkontribusi pada hasil belajar yang lebih baik.

Siswa dengan orientasi mastery yang tinggi cenderung lebih persisten dalam menghadapi kesulitan belajar, lebih berani mengambil risiko dalam pembelajaran, dan menggunakan strategi belajar yang lebih efektif. Perilaku-perilaku ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam terhadap materi pembelajaran dan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan dalam berbagai konteks.

Bandingkan dengan siswa yang memiliki orientasi rendah, mereka cenderung fokus pada tujuan performansi (misalnya mendapatkan nilai tinggi) daripada pemahaman materi. Pendekatan ini seringkali menghasilkan pembelajaran yang dangkal dan kurang berkelanjutan.

Temuan ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Anderman dan Maehr (1994) yang menunjukkan bahwa orientasi mastery berkorelasi positif dengan penggunaan strategi kognitif yang adaptif dan hasil belajar yang lebih baik. Selain itu, penelitian Stipek et al. (1998) juga menemukan bahwa siswa dengan orientasi mastery tinggi menunjukkan tingkat keterlibatan kognitif yang lebih tinggi dalam tugas-tugas akademik.

Faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi kualitas belajar siswa namun tidak diteliti dalam penelitian ini meliputi kondisi lingkungan belajar, dukungan dari keluarga, metode pengajaran guru, kemampuan dasar siswa, dan faktor-faktor psikologis lain seperti kepercayaan diri dan kecemasan belajar.

Implikasi Pendidikan

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa implikasi penting untuk praktik pendidikan di SD Negeri Kalisabuk 02 dan sekolah-sekolah dasar lainnya:

  1. Guru perlu menciptakan lingkungan belajar yang mendorong orientasi mastery, misalnya dengan menekankan pentingnya proses belajar, memberikan umpan balik yang berfokus pada kemajuan belajar, dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperbaiki pekerjaan mereka.
  2. Pembelajaran sebaiknya dirancang untuk menantang siswa secara intelektual namun tetap dapat dicapai dengan usaha, sehingga siswa dapat mengembangkan sense of mastery terhadap materi.
  3. Orang tua perlu didorong untuk memberikan dukungan yang mengembangkan orientasi mastery pada anak-anak mereka, misalnya dengan memberikan pujian atas usaha dan strategi belajar yang digunakan, bukan hanya pada hasil atau kemampuan anak.

Kesimpulan

Penelitian ini telah menemukan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara orientasi mastery dengan kualitas belajar siswa SD Negeri Kalisabuk 02 tahun 2019. Siswa dengan orientasi mastery yang lebih tinggi cenderung memiliki kualitas belajar yang lebih baik dibandingkan siswa dengan orientasi mastery yang lebih rendah.

Temuan ini menekankan pentingnya mengembangkan orientasi mastery pada siswa sekolah dasar sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas belajar mereka. Guru, orang tua, dan pemangku kepentingan pendidikan lainnya perlu bekerja sama untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendorong orientasi mastery pada siswa.

Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam hal pendekatan yang digunakan (hanya kuantitatif), sampel yang terbatas pada satu sekolah, dan faktor-faktor lain yang tidak diteliti. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, menggunakan sampel yang lebih beragam, dan memasukkan variabel-variabel lain yang mungkin mempengaruhi kualitas belajar siswa.

File Referensi Untuk Hubungan Antara Orientasi Mastery Dengan Kualitas Belajar Siswa SD Negeri Kalisabuk 02 Tahun 2019
Screenshoot
Nama File
proposal_metpen_riham.docx

Ukuran File
0.10 MB

Tipe File
DOCX

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk Hubungan Antara Orientasi Mastery Dengan Kualitas Belajar Siswa SD Negeri Kalisabuk 02 Tahun 2019. Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

Hubungan Antara Orientasi Mastery Dengan Kualitas Belajar Siswa SD Negeri Kalisabuk 02 Tah...


admin
Admin
2026-06-09 19:20:22

Hubungan Antara Tingkat Konsumsi Energi Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Siswa SMK N...


admin
Admin
2026-06-05 12:26:09

Hubungan Antara Keterlibatan Orang Tua Dan Motivasi Belajar Dengan Prestasi Belajar Matema...


admin
Admin
2026-05-29 11:15:09

Hubungan Antara Kebugaran Jasmani Dengan Kualitas Tidur dan Link Download File Referensi


admin
Admin
2026-05-28 11:25:03

Hubungan Antara Tingkat Adiksi Internet Dan Kualitas Tidur Dengan Kecerdasan Emosional dan...


admin
Admin
2026-06-06 11:22:17