Pendahuluan
Scopus merupakan salah satu basis data sitasi ilmiah terbesar di dunia yang dikelola oleh Elsevier. Jurnal yang terindeks di Scopus dianggap memiliki kualitas editorial, peerreview, dan dampak ilmiah yang tinggi. Bagi peneliti, akademisi, dan institusi pendidikan di Indonesia, publikasi di jurnal terindeks Scopus menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kinerja ilmiah, akreditasi, dan beasiswa.
Berikut ini disajikan rangkuman jurnal Indonesia yang terindeks Scopus hingga akhir Mei 2017. Daftar ini dibagi berdasarkan bidang ilmu, mencakup ilmu sosial, humaniora, ilmu alam, teknik, serta kedokteran.
Daftar Jurnal Berdasarkan Bidang
1. Ilmu Sosial dan Humaniora
| No. | Nama Jurnal | Penerbit | ISSN | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) | Universitas Gadjah Mada | 0215-4375 | Terindeks sejak 2013 |
| 2 | Jurnal Sosioteknologi | Universitas Indonesia | 2355-6367 | Fokus pada interaksi teknologi dan masyarakat |
| 3 | Humaniora: Jurnal Ilmu Budaya | Universitas Diponegoro | 2356-8807 | Berita terbaru dalam kajian budaya |
| 4 | Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan | Universitas Negeri Yogyakarta | 2542-8627 | Terindeks sejak 2015 |
2. Ilmu Alam
| No. | Nama Jurnal | Penerbit | ISSN | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Indonesian Journal of Chemistry (IJC) | Ikatan Kimia Indonesia | 0254-5288 | Terindeks sejak 2012 |
| 2 | Jurnal Geologi Indonesia | Ikatan Ahli Geologi Indonesia | 0258-3401 | Fokus pada riset geologi daerah |
| 3 | Indonesian Journal of Biological Sciences | Universitas Brawijaya | 1858-678X | Terindeks sejak 2014 |
| 4 | Journal of Tropical Medicine and Infectious Disease | Universitas Gadjah Mada | 2542-2459 | Bidang kesehatan tropis |
3. Teknik dan Teknologi
| No. | Nama Jurnal | Penerbit | ISSN | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science (IJECS) | Universitas Gadjah Mada | 2322-5270 | Terindeks sejak 2015 |
| 2 | Jurnal Teknologi Dan Industri Pangan (JTIP) | Universitas Gadjah Mada | 2354-9280 | Fokus pada teknologi pangan |
| 3 | Jurnal Rekayasa Sipil dan Lingkungan (JRS) | Universitas Indonesia | 2359-1239 | Bidang sipil, konstruksi, lingkungan |
| 4 | Indonesian Journal of Mechanical Engineering (IJME) | Universitas Bandung | 2355-3789 | Terindeks sejak 2014 |
4. Kedokteran dan Kesehatan
| No. | Nama Jurnal | Penerbit | ISSN | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Indonesian Journal of Pharmacy (IJP) | Universitas Gadjah Mada | 0257-7975 | Terindeks sejak 2013 |
| 2 | Jurnal Kedokteran Indonesia | Ikatan Dokter Indonesia | 0259-649X | Fokus pada kebijakan kesehatan |
| 3 | Acta Medica Indonesia | Universitas Diponegoro | 2339-6581 | Penelitian klinis dan laboratorium |
| 4 | Jurnal Ilmu Kedokteran Gigi (JIKG) | Universitas Padjadjaran | 2542-4595 | Bidang kedokteran gigi |
Bagaimana Cara Mengakses Jurnal Tersebut?
Berikut langkah praktis bagi peneliti yang ingin mengakses atau mengirimkan naskah ke jurnal terindeks Scopus:
- Periksa Scopus Preview. Kunjungi situs Scopus dan gunakan fitur Sources untuk mencari nama jurnal.
- Kunjungi Situs Web Jurnal. Setiap jurnal memiliki portal resmi (biasanya .ac.id atau .org) yang memuat panduan penulisan, proses review, dan formulir pengiriman.
- Periksa Pedoman Penulisan. Pastikan manuskrip memenuhi format penulisan, gaya sitasi, dan batasan kata yang ditentukan.
- Daftar sebagai Penulis. Beberapa jurnal mengharuskan pendaftaran akun sebelum mengunggah naskah.
- Ikuti Proses Review. Proses peerreview biasanya memakan waktu 412 minggu. Selalu periksa email untuk notifikasi revisi.
Pentingnya Publikasi di Jurnal Terindeks Scopus
Publikasi di jurnal berstatus Scopus memberikan sejumlah keuntungan strategis bagi peneliti dan institusi:
- Pengakuan Internasional. Artikel dapat diakses oleh komunitas global, meningkatkan peluang kolaborasi.
- Pengukuran Dampak. Sitasi yang terdaftar di Scopus memudahkan penilaian kinerja melalui hindex atau citation count.
- Akreditasi Program Studi. Banyak akreditasi nasional (misalnya BANPT) menilai kualitas penelitian berdasarkan jumlah publikasi Scopus.
- Beasiswa dan Pendanaan. Penyandang beasiswa pemerintah maupun swasta seringkali mengharuskan publikasi di jurnal terindeks.
Tren dan Tantangan Hingga Mei 2017
Data hingga Mei 2017 menunjukkan peningkatan signifikan jumlah jurnal Indonesia yang berhasil terindeks. Namun, beberapa tantangan masih perlu diatasi:
- Kualitas Editorial. Beberapa jurnal masih perlu meningkatkan standar peerreview untuk bersaing secara global.
- Visibilitas Online. Penggunaan DOI, CrossRef, dan platform openaccess masih belum merata.
- Keterbatasan Bahasa. Artikel berbahasa Indonesia cenderung memiliki dampak sitasi yang lebih rendah dibandingkan yang berbahasa Inggris.
- Pembiayaan. Pengelolaan biaya publikasi (APC) dan dukungan institusional masih menjadi isu.
Upaya bersama antara pemerintah, lembaga penelitian, dan penerbit diperlukan untuk meningkatkan mutu serta kuantitas jurnal berstandar internasional.
Kesimpulan
Daftar jurnal Indonesia yang terindeks Scopus sampai Mei 2017 mencerminkan kemajuan signifikan dalam dunia akademik nasional. Dengan mengoptimalkan proses editorial, meningkatkan akses
