Admin 08 Jun 2026 17:18

 

Mual dan Muntah yang Diinduksi Kemoterapi (CINV): Panduan Komprehensif

Pengantar

Mual dan muntah yang diinduksi kemoterapi (Chemotherapy-Induced Nausea and Vomiting/CINV) merupakan salah satu efek samping yang paling ditakuti dan biasa terjadi pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Mual berarti sensasi tidak nyaman di perut yang disertai keinginan untuk muntah, sedangkan muntah adalah pemaksaan keluarnya isi lambung melalui mulut. CINV dapat berdampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien, memengaruhi status nutrisi, menyebabkan dehidrasi, dan dalam kasus parah dapat mengganggu kelanjutan pengobatan kanker.

Tipe CINV

CINV diklasifikasikan berdasarkan waktu terjadinya:

  1. Mual dan Muntah Akut: Terjadi dalam 24 jam pertama setelah pemberian kemoterapi.
  2. Mual dan Muntah Tertunda: Terjadi lebih dari 24 jam setelah kemoterapi dan dapat bertahan hingga beberapa hari.
  3. Mual dan Muntah Antisipasi: Terjadi sebelum pemberian kemoterapi, biasanya sebagai respons psikologis setelah pengalaman negatif sebelumnya.
  4. Mual dan Muntah Breakthrough: Terjadi meskipun pasien telah menerima profilaksis antiemetik.
  5. Mual dan Muntah Refrakter: Terjadi selama siklus kemoterapi berikutnya meskipun profilaksis efektif pada siklus sebelumnya.

Faktor Risiko CINV

Faktor-faktor yang memengaruhi risiko CINV meliputi:

  • Emetogenisitas kemoterapi: Beberapa obat kemoterapi lebih tinggi potensinya menyebabkan mual dan muntah seperti cisplatin, cyclophosphamide, anthracyclines, dan carboplatin.
  • Faktor pasien: Riwayat mual dan muntah pada kemoterapi sebelumnya, kecenderungan mabuk perjalanan, mual selama kehamilan, usia muda, dan jenis kelamin perempuan.
  • Dan faktor lain seperti: Kecemasan, kelelahan, dan penggunaan obat tambahan seperti opioid.

Penilaian dan Penilaian Tingkat Keparahan

Penilaian CINV dilakukan menggunakan skala standar seperti Visual Analog Scale (VAS) atau Numeric Rating Scale (NRS) untuk mengukur intensitas mual, serta menghitung episode muntah. Organisasi seperti National Cancer Institute (NCI) menggunakan Common Terminology Criteria for Adverse Events (CTCAE) yang mengklasifikasikan CINV dari derajat 1 (ringan) hingga derajat 5 (fatal).

Pencegahan dan Pengelolaan CINV

Pencegahan merupakan pendekatan terbaik dalam mengelola CINV. Pedoman klinis internasional seperti American Society of Clinical Oncology (ASCO), Multinational Association of Supportive Care in Cancer (MASCC), dan National Comprehensive Cancer Network (NCCN) telah menyusun rekomendasi berdasarkan tingkat emetogenisitas regimen kemoterapi.

Terapi Antiemetik

Berbagai kelas antiemetik digunakan untuk mengelola CINV:

  • Antagonis Reseptor 5-HT3: Ondansetron, granisetron, palonosetron sangat efektif untuk mencegah mual dan muntah akut.
  • Antagonis Reseptor NK1: Aprepitant, fosaprepitant, dan rolapitant efektif untuk mencegah mual dan muntah akut dan tertunda, terutama pada regimen kemoterapi dengan risiko tinggi emetis.
  • Kortikosteroid: Dexamethasone meningkatkan efektivitas antiemetik lain, terutama sebagai profilaksis untuk mual dan muntah tertunda.
  • Antagonis Reseptor Dopamin D2: Metoklopramid, proklorperazin, dan haloperidol dapat digunakan sebagai terapi tambahan atau alternatif.
  • Antagonis Reseptor H1 dan M1: Dimenhidrinat (dramamin) dapat membantu mengontrol mual.
  • Olanzapin: Antipsikotik yang menunjukkan efektivitas tinggi sebagai profilaksis untuk mual dan muntah breakthrough.
  • Cannabinoid: Nabilone dan dronabinol dapat dipertimbangkan dalam kasus refrakter.

Pendekatan Non-Farmakologis

Pendekatan non-farmakologis dapat digunakan sebagai terapi tambahan untuk mengelola CINV:

  • Akupunktur dan akupresur: Beberapa penelitian menunjukkan efektivitas dalam mengurangi mual akut, terutama akupresur pada titik P6 (Neiguan).
  • Teknik relaksasi dan pernapasan: Meditasi, terapi musik, dan hipnosis dapat membantu pasien mengelola kecemasan dan mengurangi intensitas mual.
  • Diet dan modifikasi gaya hidup: Makan porsi kecil tapi sering, menghindari makanan berbau tajam, minum cairan di antara makanan, dan menghindari posisi berbaring setelah makan dapat membantu mengurangi gejala.
  • Terapi perilaku kognitif: Dapat efektif dalam mengelola mual dan muntah antisipasi.

Asuhan Keperawatan dan Edukasi Pasien

Peran perawat sangat krusial dalam pengelolaan CINV. Asuhan keperawatan meliputi:

  • Penilaian rutin intensitas mual, frekuensi muntah, dan status hidrasi pasien.
  • Administrasi antiemetik sesuai jadwal yang direkomendasikan.
  • Monitoring efek samping dari terapi antiemetik.
  • Edukasi pasien tentang pentingnya kepatuhan terapi antiemetik.
  • Pemberian informasi mengenai strategi non-farmakologis yang dapat dilakukan sendiri di rumah.
  • Dukungan psikologis untuk mengurangi kecemasan.

Edukasi Pasien

Pasien dan keluarga harus diberi edukasi mengenai:

  • Pentingnya mengikuti rencana terapi antiemetik, bahkan saat merasa sehat.
  • Tanda-tanda dehidrasi dan kapan harus mencari bantuan medis.
  • Penyesuaian diet yang tepat selama periode berisiko tinggi CINV.
  • Teknik relaksasi dan strategi coping yang efektif.
  • Pentingnya komunikasi dengan tim kesehatan mengenai gejala yang dialami.

Penutup

Mual dan muntah yang diinduksi kemoterapi berpotensi menurunkan kualitas hidup pasien dan berdampak negatif pada kelanjutan pengobatan kanker. Melalui penilaian yang akurat, profilaksis yang tepat, kombinasi terapi farmakologis dan non-farmakologis, serta edukasi pasien yang komprehensif, CINV dapat dikelola secara efektif. Tim kesehatan harus secara proaktif menilai risiko CINV setiap pasien dan merencanakan strategi pengelolaan yang individual sesuai pedoman klinis terkini.

File Referensi Untuk Chemotherapy Induced Nausea And Vomiting (CINV)
Screenshoot
Nama File
download_fullpapers_thtklac6b53d6eefull.pdf

Ukuran File
0.14 MB

Tipe File
PDF

Situs File
Deskripsi
File ini hanya file referensi untuk Chemotherapy Induced Nausea And Vomiting (CINV). Tidak menjamin hal-hal spesifik yang diinginkan terdapat didalamnya.
Download langsung (menunggu 10 detik)

Chemotherapy Induced Nausea And Vomiting (CINV) dan Link Download File Referensi


admin
Admin
2026-06-08 17:18:24

Nausea And Vomiting In Early Pregnancy dan Link Download File Referensi


admin
Admin
2026-06-01 16:39:03

Cost Of Outpatient Infusion And Chemotherapy Drugs and Reference File Download Link


admin
Admin
2026-06-05 10:08:06

Hazardous Drugs (Non Chemotherapy) Administration And Precautions and Reference File Downl...


admin
Admin
2026-06-10 16:30:18

Measuring Cardiac Index During Cytoreductive Surgery And Hyperthermic Intraperitoneal Chem...


admin
Admin
2026-06-13 12:02:11