Bilangan berpangkat adalah operasi matematika yang melibatkan dua bilangan, yaitu basis (atau angka utama) dan eksponen. Notasinya biasanya ditulis sebagai a, di mana a adalah basis dan n adalah eksponen. Operasi ini menghasilkan nilai yang disebut hasil pangkat atau pangkat.
| Operasi | Rumus | Contoh |
|---|---|---|
| Perkalian dengan basis yang sama | aa = a | 22 = 2 = 128 |
| Pembagian dengan basis yang sama | a / a = a | 5 / 5 = 5 = 625 |
| Pangkatkan pangkat | (a) = a | (3) = 3 = 729 |
| Pangkatkan produk | (ab) = ab | (25) = 25 = 8125 = 1000 |
| Pangkatkan hasil bagi | (a/b) = a / b | (8/2) = 8 / 2 = 64/4 = 16 |
Pangkat negatif menyatakan invers perkalian. Contohnya:
Pangkat pecahan menandakan akar. Jika eksponen berupa pecahan n = p/q, maka:
Contoh:
Bilangan berpangkat muncul dalam banyak bidang:
Menggunakan aturan perkalian:
Pertama, ubah menjadi pangkat produk:
Jika diperlukan nilai numerik:
Karena 32 = 2, maka:
Pada kebanyakan kalkulator, simbol ^ atau tombol y^x digunakan untuk pangkat. Dalam bahasa pemrograman, fungsi atau operator berbeda-beda:
** atau pow(a, n)Math.pow(a, n) atau operator ** (ES6)=A1^B1 atau fungsi POWER(A1,B1)Bilangan berpangkat adalah konsep fundamental yang memudahkan penulisan operasi perkalian berulang. Dengan menguasai aturan-aturan dasarseperti penjumlahan eksponen pada perkalian, pengurangan pada pembagian, serta cara menangani eksponen negatif dan pecahankita dapat menyelesaikan banyak permasalahan matematika dan ilmiah secara lebih efisien. Penerapannya yang luas, mulai dari ilmu komputer hingga keuangan, menjadikan pemahaman tentang bilangan berpangkat sangat penting bagi pelajar maupun profesional.
Untuk memperdalam, coba selesaikan latihan di buku teks atau gunakan aplikasi pembelajaran daring yang menyediakan soal interaktif.
