Haemorrhage Post Partum (HPP) atau perdarahan pascapersalinan merupakan salah satu penyebab utama mortalitas dan morbiditas ibu di seluruh dunia. HPP didefinisikan sebagai kehilangan darah lebih dari 500 ml setelah kelahiran pervaginam atau lebih dari 1000 ml setelah seksio sesarea, yang menyebabkan perubahan status hemodinamik klien.
Penyebab utama HPP sering disingkat dengan kaidah 4T:
Pengkajian berfokus pada deteksi dini tanda-tanda syok hipovolemik:
Manajemen keperawatan pada klien HPP meliputi:
Keberhasilan asuhan keperawatan ditandai dengan:
Asuhan keperawatan yang cepat, tepat, dan kolaboratif sangat menentukan prognosis klien dengan HPP. Peran perawat dalam melakukan deteksi dini melalui pemantauan ketat kontraksi uterus dan status hemodinamik menjadi kunci utama dalam menyelamatkan nyawa ibu pascapersalinan.
